A Truly Happy Ending of Game of Thrones – Harusnya Seperti ini Akhir Cerita Serial GOT!

Yabdhi.com – How should a Truly Happy Ending of Game of Thrones?  Serial TV termahal di dunia akhirnya berakhir pada Mei 2019 setelah mulai tayang sejak tahun 2011. Season 8 Episode 6 sebagai episode pamungkas telah tayang pada 19 Mei 2019, merupakan kesimpulan akhir dari serial panjang yang ditonton dengan antusias oleh para penggemarnya.

Tidak sedikit penggemar yang terobsesi pada serial TV di HBO tersebut, hingga ingin menyaksikan akhir dari kisah fiksi tersebut akan sesuai dengan ekspektasi mereka. Walau episode demi episode penuh kejutan dan tak jarang tidak dapat ditebak dan tidak sesuai ekspektasi.

Ternyata pada akhirnya muara dari cerita tersebut tidak memuaskan sebagian besar penggemarnya, karena karakter-karakter utama yang superior pada akhirnya tidak menjadi apa-apa, bahkan berakhir tragis.

Namun justru disitulah letak uniknya serial Game of Thrones, akhir ceritanya sulit ditebak dan selalu ada perbedaan dari prediksi banyak orang. Misalnya kami telah memperkirakan bahwa akhirnya Daenarys akan tewas pada episode terakhir, namun perkiraan kami bahwa Jon Snow yang menjadi raja meleset, karena Jon dihukum untuk kembali ke Black Castle atas perbuatannya membunuh sang Ratu Naga.

Mari kita berhenti dari akhir cerita GOT yang sangat mengecewakan sebagian besar penggemarnya. Mari kita ungkapkan saja seperti apa seharusnya serial panjang ini berakhir dengan bahagia dan menyenangkan semua orang. Tepatnya mari kita berandai-andai, bagaimana jika penulis serial ini adalah kita sendiri.

Berikut bagaimana Game of Thrones Season 8 Episode 6 seharusnya berakhir dan bagaimana jika berlanjut pada Season selanjutnya:

Akhir Game of Thrones Season 8 Episode 6

Daenarys Targaryen Menghentikan Serangan setelah mendengar Bell di Kings Landing berbunyi, semua tentara Lannister dan The Golden Company menyerah. Grey Worm tidak menyerang mereka, melainkan melucuti semua senjata mereka.

Cersei Lannister dan Jaime Lannister beserta semua pejabat Kings Landing ditangkap lalu diadili. Jaime diampuni atas jasanya ikut berperang dalam the Great War melawan the Night King. Begitu pun Tyrion Lannister diampuni atas kesalahannya melepaskan Jaime dari penjara di Dragon Stone.

Cersei dihukum pancung sebagaimana Missandei dibunuh, eksekusi dilakukan oleh The Hount (Sandor Clegane) sebagaimana juru bicara Daenarys tersebut dipancung oleh Gregor Clegane.

The Cleganebowl tetap harus terjadi untuk memenuhi ekspektasi banyak penggemar, sehingga The mountain (Gregor Clegane) dihukum dengan adu tarung dengan adiknya Sandor Clegane yang akhirnya menang dengan gemilang.

Sedangkan Hand of Cersei dibakar hidup-hidup dengan Dracarys (Api naga) atas kejahatannya merencanakan pembunuhan pada Rhaegal, Naga Kedua Daenarys yang mati saat kembali ke Dragon Stone dari Winterfel.

Tentara Lannister diminta berlutut, yang tidak mau dibakar Dracarys. Semua pengikut setia Cersei yang tidak mau menyerah juga dibakar hidup-hidup oleh Drogon.

Counsil baru ditunjuk dengan pejabat sebagai berikut:

Ser Davos Seaworth – Hand of the Queen
Grey Worm – Lord of War
Tyrion Lannister – Master of Coin and Master of Law
Samwell Tarly – Grand Maister
Bran Stark – Master of Whisperer – Nobody can lie to him because he is three eyed raven
Yara Grejoy – Lord of Fleet

The King’s Guards

Jon Snow – Lord of King’s Guard
Ser Brienne of Tarth – Member of King’s Guard
Ser Poddrick – Member of King’s Guard
Ser Sandor Clegane – Member of King’s Guard

Lords of 6 Kingdoms

1. Ser Bronn – Lord of Highgarden (The Reach)
2. Genry Baratheon – Lord of StormLands
3. Sansa Stark – Lord of Winterfel
4. Edmure Tuly – Lord of Riverlands
5. Robin Arryn – Lord of the Vale
6. Jaemi Lannister – Lord of Castely Rock

Kings Landing dibangun kembali menjadi lebih megah. Rakyat mencintai Ratu Daenarys Targaryen yang adil, penuh kasih pada yang lemah dan tegas pada orang-orang jahat dan culas. Begitulah Happy Ending of Game of Thrones seharusnya yang diinginkan penggemar.

 

Game of Thrones Season 9: The Mighty Targaryen’s Rein

Tormund Giantsbane kembali ke alam bebas di Utara dengan rakyatnya, Wildlings. Castle Black Dibangun kembali atas permitaan Jon Snow, untuk tetap melindungi alam manusia dari kemungkinan New Night King and the Deaths yang bisa saja kembali kapan saja. (sebagai Klu untuk season 10)

Jon Snow (Aegon Targaryen) dan Daenarys Targaryen menikah dan memiliki anak yang diberi nama akhir Targaryen lalu selanjutnya menjadi raja yang sebijak dan penuh belas kasih pada rakyatnya seperti Jon Snow, adil dan teguh pendirian seperti Daenarys.

Jon Snow dan Daenarys Targaryen
Jon Snow dan Daenarys Targaryen

Anak-anak Jon Snow dan Daenarys bernama Aegon VIII Targaryen (The King), Rhaegal Targaryen, Eddard Targaryen (Demi menghormati Ned Stark) dan Lyanna Targaryen (untuk menghormati ibu dari Jon Snow, Lyanna Stark).

The New Targaryen Princes kemudian dihadiahi 3 telur naga yang selama ini disimpan di bawah Castle Winterfell, yang kemudian menjadi dewasa bersama sang raja. Jon Snow mendidik anak-anaknya agar menjadi pemimpin yang bijak dan menyayangi rakyatnya.

Beberapa pemberontakan dilakukan oleh para pembesar Benua Essos sebagai drama dan demi menunjukkan keperkasaan the young Targaryens dan new dragons. Drama pemberontakan dengan keculasan di Kings Landing oleh beberapa pejabat kerajaan juga terjadi sebagai drama dan intrik politik.

Semua bisa diatasi oleh King Aegon Targaryen yang kuat dan cerdas. Then the king, lords, ladies and their people live happily ever after with the wise Targaryens kings, ruled over the Westeros and Essos.

Ini adalah harapan kami belaka, toh ini adalah kisah fantasi yang bebas ditulis oleh penulis cerita. Begitupun penggemar seperti kami, bebas berhayal untuk ending yang lebih bahagia. Jika ada GOT Season 10, sepertinya bagus jika itu adalah “The 3rd Great War” Melawan Night King baru, yaitu bayi yang dirubah jadi bermata biru oleh Night King pada Season 7, saat telah dewasa menjadi Night King yang lebih Perkasa.

Demikian, selamat berandai-andai!

3 comments

  1. Menurut saya, akan lebih happy ending jika Daenarys mengakui status Jon Snow sebagai pewaris tahta Iron Throne, karena Jon lebih layak jadi raja. Kemudian Jon (Aegon Targaryen) yang memulai rein Targaryen yang baru, dengan Daenarys jadi istrinya yang sama-sama keturunan Targaryen.

Leave a Reply