Welcome to Yayan Abdhi's Personal Blog
Bocah kumal di pelosok Sumsel yang beruntung bisa kuliah di PTN. Kini berstatus karyawan swasta, sembari mengisi waktu luang dengan menulis di blog otomotif dan blog ini, lalu ngebolang bersepeda setiap weekend.

Polygon Luncurkan Mt. Bromo, MTB Sakti dengan Kanuragan Listrik dan Platform IFS

Yabdhi.com – Polygon Bromo N Series – Polygon meluncurkan sepeda gunung baru berjenis All Mountain E-Bike, yang diberi nama Polygon MTBromo. Ini adalah MTB full suspension dengan IFS (Independent Floating Suspension) dan bantuan power assist dari motor listrik.

Peluncuran sepeda MTB listrik ini dilaksanakan dengan acara E-mtBromo Exhibition di Bamboo land, Pakem, Sleman, D.I Yogyakarta, pada Sabtu, 3 April 2021.

Polygon mengundang para influencer dan atlet sepeda dari berbagai komunitas untuk mengenalkan sepeda MTB E-Bike dengan Full Suspension pertama dari brand sepeda raksasa dunia tersebut.

Para atlet sepeda dan influencer tersebut langsung diberi kesempatan untuk merasakan sensasi menggunakan sepeda gunung All Mountain yang dilengkapi fitur pedal assist dan full suspension.

Polygon Bromo N8 - MTB Listrik Bertorsi 85 Nm
Polygon Bromo N8 – MTB Listrik Bertorsi 85 Nm

Harga Polygon Bromo

Bagi Sobat yang ingin menikmati petualangan di pegunungan tanpa khawatir kelelahan melibas medan yang ekstrim, siapkan uang puluhan juta untuk meminang Polygon Mt. Bromo.

Polygon menyediakan dua varian dari Mt. Bromo ini, yaitu N8 dan N7. Berikut daftar harganya:

  • Polygon Mt. Bromo N7: Rp 60.000.000
  • Polygon Mt. Bromo N8: Rp 80.000.000

Baca: Perbedaan Sepeda Polygon MT Bromo N7 dan N8

MT Bromo N7 - MTB E-Bike Polygon
MT Bromo N7 – MTB E-Bike Polygon

Platform IFS

Independent Floating Suspension (IFS) memungkinkan Polygon Bromo melewati akar berbahaya dan dan medan licin dengan aman.

Polygon Mt. Bromo didesain dengan chainstay terpendek di kelasnya, sehingga dapat bermanuver cepat di tikungan meskipun secara bobot dan ukuran sepeda ini tergolong gemuk.

Pada ukuran M, MTB listrik ini memiliki frame dengan bobot 4,76 kg dan bobot keseluruhan sepedanya adalah 24,5 kg untuk varian Bromo N8 dan 24,8 kg untuk varian N7.

Umumnya sepeda MTB lebih banyak digunakan untuk olahraga Downhill di area pegunungan, tentu akan sulit mendaki dengan MTB seberat 24,5 kg.

Jika itu adalah sepeda biasa, tentu tidak akan ada pesepeda yang akan menggunakannya untuk mendaki. Namun dengan Mt. Bromo, itu sangat mungkin berkat torsi hingga 85Nm dari motor listriknya.

Polygon Mt. Bromo Diluncurkan
Polygon Mt. Bromo Diluncurkan pada April 2021

Kelistrikan

Tentang sepeda listrik, tentu spesifikasi terkait kelistrikan adalah salah satu hal utama yang akan banyak ditanyakan calon pembeli.

Semisal Berapa kapasitas baterai, berapa lama waktu pengecasan, berapa daya dan kapasitas motor listrik, berapa jarak maksimum yang bisa ditempuh, berapa kecepatan maksimal yang dibatasi, apakah ini sistem pedal assist atau ada tuas throttle yang memungkinkan pengendaraan layaknya motor listrik, dan lain sebagainya.

Polygon Mt. Bromo dibekali baterai Shimano BT-E8035, 504 W/H, bisa menampung daya listrik 14 Ampere-hour dan menghasilkan tegangan 36 Volt.

Baterai tersebut membutuhkan waktu 4 jam untuk terisi hingga 80% dari kosong, dan 7,5 jam untuk penuh 100%. Kondisi tersebut tentu tergantung usia pakai juga, karena dengan makin sering digunakan, dalam beberapa tahun umumnya kapasitas baterai akan berkurang sendirinya.

Dengan baterai terisi penuh, Mt. Bromo bisa menempuh hingga 100 km dengan fitur pedal-assist yang diaktifkan. Kecepatan maksimum dibatasi hingga 32 km/jam untuk alasan keamanan tentunya.

Polygon menginformasikan bahwa baterai Mt. Bromo ini sudah dikemas hingga waterproof, sehingga pemiliknya tidak perlu khawatir jika akan berkendara di kondisi hujan.

Namun bukan berarti e-Bike ini tahan banjir, karena baterai dan e-Bike ini disarankan jangan sampai terendam air atau dicuci dengan air bertekanan tinggi, semisal dari jet compressor.

Polygon meyakinkan pelanggan bahwa part Mt. Bromo dijamin oleh garansi selama 2 tahun dan frame sepeda selama 5 tahun.

Untuk baterai, Polygon menyediakan baterai aftermarket jika pemilik ingin memiliki baterai cadangan atau ingin mengganti jika baterai lama sudah mulai drop daya tampungnya.

Polygon Bromo - Sepeda Gunung Listrik dari Polygon
Polygon Bromo – Sepeda Gunung Listrik dari Polygon

Spesifikasi Polygon Bromo

Frame dan Komponen

  • Frame – dibuat dari bahan Alloy Alx untuk All Mountain Enduro dengan konstruksi full suspension. Polygon hanya menyediakan 1 pilihan warna untuk masing-masing varian, yaitu kombinasi hitam-holographic silver untuk Bromo N8 dan Hitam-Orange untuk N7.
  • Fork – dari merek Fox dimana varian N8 menggunakan Fox Performance 38 Float dengan travel 160mm (29″), Float 3-Pos, P-S, Offset: 44mm, Boost 15x110mm. Sedangkan Bromo N7 gunakan SR Suntour Durolux 36 Boost.
  • Rear Shock – Suspensi belakang juga dari merek FOX, untuk varian N8 Fox Float X2, Air Spring, P-SE,A,2POS-ADJ, 205x65mm Trunion E2E, sedangkan untuk varian N7 Fox DPS.
  • Handlebar – Entity, Alloy, 35mm BarBore, 780mm, 25mm Rise, 9 Degree Backsweep.
  • Stem – Entity, Alloy, 35mm BarBore, 35mm Ext, 0 Degree.
  • Headset – FSA No.57E ORBIT 1.5E Zero Stack (Zs) Sealed Bearing, ZS 44/28.6 | ZS 56/40.
  • Seatpost – TranzX Alloy Dropper 150mm (S-M) / 170mm (L-Xl) Travel, 30.9X459mm (S-M)/30.9x499mm (L-Xl), 0mm Offset.
  • Saddle – Entity Xtent.

Drivetrain

  • Crankset – E13, E-Spec Plus Crank, 160mm, E-Spec Plus Chainring, 34T, (S-XL), Direct Mount.
  • Pedal – Flat Alloy W/ Replaceable Pin.
  • Bottom Bracket – Shimano Drive Unit EP-800.
  • Chain – Shimano CN-M6100, 12-Speed.
  • Cassette Sprocket – Shimano CS-M6100, 12-Speed, 10-51T Micro Spline.
  • Rear Derailleur – Shimano XT RD-M8100, 12-Speed, Direct Attach.
  • Shifter – Shimano XT SL-M8100, 12-Speed, I-SPEC-EV.
  • Bromo N7 menggunakan groupset Deore.

Komponen Kelistrikan

  • Motor – Bromo N8: Shimano DU-EP800 Mid Motor. Bromo N7: Shimano E7000​.
  • Sensor – Shimano EW-SS301.
  • Battery – Shimano BT-E8035, 504W/H, Internal Battery.
  • Extras – Cycle Comp Shimano SC-EM800, Clamp, 35mm.
  • Speed Limit – Speed 32 Km/jam.

Sistem Rem

  • Brake Lever – Shimano XT BL-M8100, I-Spec-EV.
  • Brake Caliper – Shimano XT BR-M8120 4-Piston.
  • Rotor (Disc Brake) – Shimano RT-MT800 (F) / RT-EM810 ( R ), 203mm, CenterLock.

Roda

  • Ban – SCHWALBE Magic Mary 29″x2.6″, Super Gravity, Addix Soft, Foldable, TLE Tubeless Ready.
  • Velg – Entity XL2 Disc 32H, 622-35 (29”), Tubeless Ready.
  • Hub – Shimano XT HB-M8110 / FB-M8110, 32H, Center Lock, Boost 15X110mm, Boost 12X148mm, Micro Spline.
  • Spoke (jari-jari) – Entity Stainless, Brass Nipple, F: 296/294mm, R: 294/292mm.

Baca juga:

Beberapa olahragawan sepeda mungkin tidak menyukai atau bahkan anti sepeda listrik, karena E-Bike dianggap tidak tepat untuk berolahraga dan inti olahraga adalah aktifitas fisik tanpa bantuan apapun semisal listrik.

Jika obat-obatan kimia dilarang karena dianggap doping, maka listrik bagi dunia olahraga sepeda professional sering diumpamakan sebagai ‘mechanical doping‘ karena menjadi salah satu cara untuk curang dalam balapan sepeda.

Namun, MTB E-Bike untuk berpetualang di pegunungan dengan medan menanjak ekstrim, saya kira itu sesuatu yang berbeda. Apalagi Polygon Mt. Bromo diperuntukan bagi pesepeda yang ingin having fun di pegunungan, pergi lebih jauh, lebih cepat dan lebih tinggi.

Lebih lengkap, sobat goweser bisa mengunjungi website resmi Polygon untuk spesifikasi dan harga Polygon MT Bromo terkini.